Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Bersyukur - Ayub 2:1-13


Baca Firman TUHAN Ayub 2:1-13 (TB). 

Tetapi jawab Ayub kepadanya: “Engkau berbicara seperti perempuan gila! Apakah kita mau menerima yang baik dari Allah, tetapi tidak mau menerima yang buruk?” Dalam kesemuanya itu Ayub tidak berbuat dosa dengan bibirnya." Ayub 2:10


Adalah mudah untuk bersyukur ketika dalam keadaan baik, tapi bagaimana jika keadaan berbalik 180 derajat:  kesesakan, kesusahan, masalah, penderitaan, krisis, sakit, gagal, bangkrut yang dialami, masih bisakah kita mengucap syukur kepada Tuhan? Mungkin saja kita akan bersikap seperti isteri Ayub, yang ketika tertimpa masalah dan penderitaan bertubi-tubi, mendesak suaminya untuk menyangkal Tuhan: Dijelaskan dalam Ayub 2:9, “Masih bertekunkah engkau dalam kesalehanmu? Kutukilah Allahmu dan matilah!”


Dalam menjalani kehidupan ini tidak selamanya perjalanan yang kita tempuh selalu mulus dan tenang, kadang  ‘bahtera’  hidup kita harus mengalami hantaman ombak, angin topan, bahkan terjangan gelombang yang besar dan ganas. Orang dunia pun menyadari bahwa hidup ini seperti roda yang berputar: kadang di atas, kadang di bawah, ada suka dan ada duka. Ayub berkata kepada isterinya, “Apakah kita mau menerima yang baik dari Allah, tetapi tidak mau menerima yang buruk?” Seringkali kita menuntut Tuhan untuk melakukan apa yang kita mau, sehingga ketika terjadi sesuatu tidak seperti yang kita inginkan kita langsung marah dan kecewa kepada Tuhan.


Saat dalam pergumulan berat iman kita seringkali goyah, lalu kita mulai menempuh jalan sendiri yang kita pikir benar, padahal belum tentu itu benar dan sesuai dengan kehendak Tuhan. Ayub belajar untuk tetap berpikir positif. Belajarlah bersyukur dalam segala keadaan! Bila saat ini kita sedang mengalami hal-hal yang buruk, berhentilah untuk bersungut-sungut dan mengomel. 


Jangan pernah membuka celah bagi Iblis untuk merampas damai sejahtera kita. Percayalah bahwa dalam situasi yang buruk sekali pun Tuhan sanggup mengubah menjadi kebaikan bagi kita. Dalam Yesaya 41:18 Tuhan berkata "Aku akan membuat sungai-sungai memancar di atas bukit-bukit yang gundul, dan membuat mata-mata air membual di tengah dataran; Aku akan membuat padang gurun menjadi telaga dan memancarkan air dari tanah kering."


Mujizat yg spektakuler dlm Alkitab adalah bersyukur, dan Tuhan Yesus sudah memberikan teladan untuk kita senantiasa bersyukur apapun keadaan kita saat ini, percayalah ketika kita mampu bersyukur dlm segala hal, di tengah badai sekali pun, saudara akan melihat mujizat berkat Tuhan, terlepas dri belenggu kekuatiran, berkat Damai sejahtera, sukacita sorga, mampu mengasihi dan mengampuna, ketenangan batin yg Tuhan sediakan yg tidak saudara dpt dri dunia ini. itu anugerah Tuhan

Haleluya, puji TUHAN


Bersyukurlah dalam segala keadaan. Tuhan memiliki rencana yang indah bahkan di tengah badai sekalipun.


Yeremia 29:11 

"Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan."

Amin, puji TUHAN

Admin
Admin Admin membership www.pikirankristen.com || follow us https://linktr.ee/pikirankristen

Posting Komentar untuk "Bersyukur - Ayub 2:1-13"